TANTANGAN DAN PERGUMULAN

TANTANGAN DAN PERGUMULAN

 Dalam pengembangan dan pertumbuhan pelayanan, tantangan merupakan hal yang wajar. Hal ini juga dialami oleh SMTK-SETIA Purbalingga.

  1. Fasilitas belajar siswa seperti meja belajar, buku perpustakaan, komputer, internet, perlengkapan olahraga seperti tenis meja, basket, badminton, voli, dll; juga kelengkapan kebutuhan kegiatan ekstrakurikuler.
  2. Fasilitas kantor/ATK seperti komputer yang baik, internet, dll.
  3. Fasilitas asrama seperti ranjang tidur karena selama ini siswa/i hanya tidur dilantai beralaskan kasur, kipas angin, dll.
  4. Perlengkapan dapur seperti kompor dan peralatan masak lainnya.
  5. Pemenuhan honor staf dan guru yang selama ini masih  jauh/belum memenuhi standar karena keterbatasan operasional yang hanya bersumber dari Yayasan PATMOS. Saat ini staf tetap berjumlah 5(lima) orang dan tenaga pengajar 7 (tujuh) orang.
  6. Alat transportasi seperti sepeda motor sebagai sarana untuk mensosialisasikan sekolah ke daerah yang jauh dan juga untuk kelancaran kegiatan di SMTK–SETIA Purbalingga.
  7. Program Orangtua Asuh. Melihat kemampuan ekonomi keluarga siswa/i SMTK yang juga memprihatinkan maka sekolah memikirkan untuk membuat program orangtua asuh dengan membuka peluang bagi bapak/ibu yang mempunyai hati yang terbeban  untuk mendukung satu orang anak dengan rincian kebutuhan perbulannya seperti yang dijelaskan pada poin SISTEM PEMBAYARAN UANG SEKOLAH. Khususnya uang makan perbulan/biaya konsumsi asrama.
  8. Tantangan yang datang dari minimnya jumlah siswa/i yang ada, hal ini dikarenakan banyak yang belum mengenal SMTK-SETIA Purbalingga dengan visi-misinya.  Hal ini telah ditindaklanjuti dengan sosialisasi ke Gereja-gereja setempat, baik secara lisan maupun tertulis melalui surat pemberitahuan dan penyebaran brosur.
  9. Kerinduan mendapatkan tempat yang permanen dan milik sendiri SMTK-SETIA Purbalingga. Saat ini, kami masih menggunakan gedung untuk asrama dan sekolah dalam status pinjaman. Adapun gedung yang kami gunakan saat ini adalah gedung milik Gereja Kristen Jawa Purbalingga. Gedung-gedung tersebut dipinjamkan ke SMTK SETIA untuk jangka waktu 15 tahun dan saat ini usia penggunaannya telah mencapai 6 tahun. Dengan demikian waktu peminjaman sisa 9 tahun. Kami sadar bahwa waktu 9 tahun ini tidak lama dan karena itu kerinduan kami untuk memperoleh lokasi baru (tanah dan gedung sekolah dan asrama milik sendiri) sangatlah penting, dengan harapan agar seluruh aktivitas lembaga pendidikan ini dapat berjalan dengan lebih baik.
  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

TABAOS

Ini adalah tempat untuk menyerukan (tabaos) kebenaran

Futility over Futility

Kesia-siaan atas Kesia-siaan. Semua tulisan di sini berhak cipta, jadi tolong identifikasi sumber anda kalau mau mengutip.

sttskriptura

Just another WordPress.com site

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d blogger menyukai ini: